Dengan pacar2 tadinya sempat tau yang namanya check in.. tetapi dengan Ita, baru pacaran seminggu telah dikasih ML..
Namaku Mario, saya serta Ita bersama berdomisili di pesisir utara Jakarta..
Bila bertepatan pada tua kami senantiasa jalan- jalan ke mall, karaoke, ataupun check in di hotel melati.. Tetapi dikala lagi bertepatan pada tua, saya ngapel ke rumah Ita serta tentunya
jalur kemana- mana…
Penonton tau kan sebabnya? Hehehehe…
Kami cuma di rumah saja.. Ngobrol ngalor ngidul tanpa kegiatan sex sama sekali,, maklum terdapat orang tuanya..
Tetapi malam minggu ini sedikit berbeda, rumahnya sepi…
“ Papa, mama& adik mu pada kemana sayang? Kok hening banget?” Ku tanya Ita buat membenarkan kondisi.
“ Papa& mama lagi ke rumah sodara yang baru melahirkan.. Nengokin balita.. Jika 2 adikku lagi main di luar rumah..” Jawabnya pendek.
“ Wah asyik dong.., malam ini kitaЪќ butuh sewa hotel…” Kataku sembari mengangkut kedua alisku..
“ Iyaa.., saya terencanaЪќ turut papa mama,, dengan alibi jagain rumah serta adik- adikku..” Timpalnya
Sehabis itu kami juga mulai bermesraan di kursi ruang tamu yang berbatasan langsung dengan kamar orang tua serta kamar adikya,, kepala Ita bersandar di pundakku, lagi tangannya mengelus- elus pahaku yg terbungkus celana jeans.. Tanganku membelai- belai rambutnya yang panjang sebahu.. Tidak lama setelah itu kami silih berciuman., tanganku telah memasuki ke balik bra..
Gundukan daging di dadanya terasa hangat.. Lama kami berciuman,, Ita yang nyatanya telah horny berat membebaskan ciuman kemudian membuka kaus putih serta bra gelap yang ia kenakan.. Toketnya yang tidak sangat besar saat ini leluasa buat dijamah.. Bibirku langsung tertuju ke toketnya yg berputing gelap.. Ku isap bagian pinggir puting Ita sembari meremas- remasnya dengan lembut…
Kemudian dilanjutkan memilin putingnya dengan bibirku., Ita tidak tinggal diam, ia menekan kepalaku seolah tidak mau isapanku terhenti. Saya serta Ita yang telah kesetanan oleh nafsu birahi menghentikan sejenak kegiatan buat melucuti seluruh baju kami. Saat ini kami berdua sudah bugil di ruang tamu, Ita memusatkan mulutnya ke penisku yang berkepala besar serta telah tegang dari tadi.. Dimainkan kepala penisku dengan bibir serta lidahnya..Kemudian dimasukkan batang penisku ke mulutnya, sedangkan tangannya meraba- raba bijiku. Maju mundur gerakan yang Ita jalani membuat penis ini kian tegang, ia membebaskan emutan di penis ini kemudian memohon saya menjilat memeknya yang telah basah.. Ita betul- betul telah horny.. Ia merangkak naik ke badanku yg lagi terlentang di kursi,, ia memusatkan memeknya ke mulut serta mukaku..
“ Oh My God… Cairan memeknya telah membasahi jembutnya yang rimbun..” Fikirku dalam hati..
Ku jilati serta ku gesek memeknya dengan kumis tipisku.. Ia mengerang hebat diiringi getaran ditubuhnya serta pula cairan memek yang kian banyak menumpahi mulutku… Terasa sedikit asin… Kayaknya ia telah orgasme..
Ita merubah posisi, saat ini ia turun berjongkok serta memusatkan lubang memeknya ke penisku.. Saya masih terlentang,, Ita melaksanakan sebagian kali gerakan berjongkok naik turun.. Kemudian tengkurep diatas tubuhku.. Kami berciuman,, Ita mengggoyang pantatnya naik turun.. Sangat lihai game pinggul yang dicoba Ita..
“ Sayaaaang,,, sayaЪќ tahaaaann…” erang ku menahan nikmat yg luar biasa.. Ita malah bangkit serta lututnya diletakkan ke kursi,, ia menggenjot kian kencang… serta kian kencang…
Ku pegang pinggulnya buat memberhentikan gerakannya yang sangat cepat…
“ Stoop dahulu.. Saya ingin keluar..” Pintaku..
Ia menghentikan gerakan kemudian disambut dengan semprotan air sperma dari penisku.. Serta pula cairan dari memeknya…
Creeet… Creeeet… Creeet…. Seeer…seeeerr…“ Aaaaarrrrgghhh….” Kami orgasme bersama…
Sehabis denyutan terakhir dari penisku, memek Ita semacam memeras penisku sebagian kali.. Kemudian ia kembali menggoyang pinggulnya… Linu yang terasa dikepala penis ini sangat tidak karuan… Saya coba menahan… Hingga kesimpulannya Ita menyudahi berbarengan dengan cairan orgasme yang keluar dari memeknya. Kami berdua lemas didera kenikmatan..
Sehabis rehat sebagian dikala, kami merapikan pakian serta melanjutkan percakapan sembari bermesraan.. Ita merebahkan kepalanya di pahaku, saya berbincang serta bercanda sembari mengelus- elus rambutnya.. kecupan- kecupan kecil juga menghiasi canda kami..
Dikala Ita lagi ke dapur buat mengambilkan air minum, betapa kagetnya diriku memandang papanya Ita keluar dari kamar yang pintunya langsung bersinggungan dengan ruang tamu tempat dimana kami barusan melampiaskan nafsu…
“ Ooohhh Shiiitt…. Nyatanya Ita berbohong,, gimana jadinya jika papanya keluar kamar dikala kami berdua lagi asyik ML????” Saya bengong takaruan..
Ita kembali dari dapur,, saya bertanya rada ngotot..
“ Sayang.. Kalian edan.. Kalian nekat… Tadi bilang papa lagi keluar rumah,, nyatanya ia di kamar… Jika tadi ia keluar dikala kita lagi ML, urusan dapat berabe…” Tanyaku sedikit marah dengan suara pelan tertahan..
“ Tenang sayang.. TohЪќ terjalin kan???, jika saya beritahu kalian papa terdapat di kamar, kitaЪќ bakal ML… Makanya saya berbohong.. Lagian papa tadi baru kembali kerja.. Ia tentu tidur pulas…aku telah memperhitungkannya..” Jawabnya sembari tersenyum manis…
SayaЪќ tau wajib mengatakan apa lagi,, tetapi peristiwa ini sangat jadi pengalaman ML yang sangat hebat serta tidak hendak terlupakan…
Kursi di ruang tamu yang bersebelahan dengan kamar papanya Ita jadi saksi bisu sempat terjalin pergulatan seru 2 insan yang lagi terbakar gelora cinta…
Kamis, 13 Februari 2020







