AGEN POKER QQ
Milepoker
CUCUPOKER

NGENTOT DENGAN ISTRIKU YANG MASIH PERAWAN


BERITASEX-Panggil saja saya Nita, Statusku saat ini sudah memiliki suami, Sehabis sekian lama kami menjalakan ikatan tanpa status yang formal dari KUA kesimpulannya pagi tadi dekat jam 08. 00 disaksikan orang tua, 2 saksi formal, serta ratusan orang dari pihak pengantin laki- laki ataupun perempuan, kami sudah formal jadi sejoli suami istri yang sudah legal, formal, serta leluasa buat melaksanakan ikatan seks kapan saja dimana saja baik siang, malam, dikamar, didapur, dikamar mandi, ditengah rumah, sembari masak, sembari nonton Televisi, pokoknya kata pak penghulu tadi bilangnya leluasa sebebasnya asal cocok dengan ketentuan agama yang kami anut.

Tibalah saatnya kami merambah malam awal di kamar pengantin tepatnya dekat jam 23. 30 dimana kegiatan resepsi perkawinan sudah usai, para tamu tidak terdapat lagi yang tiba, serta orang- orang dirumah pula tampaknya tinggal sebagian orang saja yang masih terpelihara menunggu perlengkapan resepsi, ada pula mayoritas telah tertidur pulas sebab tentu kecapean melayani tamu demi tamu yang tiba tidak henti silih berubah baik tamu dari pengantin laki- laki, pengantin perempuan, ataupun tamu dari orang tua kami.


Sehabis mengunci rapat pintu kamar, suamiku mengatakan separuh berbisik“ Dik, ini malam awal kita bagaikan suami istri. Tebak apa yang hendak kita perbuat awal kali dikamar pengantin ini?” Mendengar persoalan suamiku tersebut saya cuma tertunduk malu sembari menggeleng- gelengkan kepala isyarat menanggapi tidak ketahui. Sementara itu sesungguhnya dalam hatiku banyak sekali yang mau kuungkapkan, tetapi sebab saya malu jadi cuma dapat terdiam tanpa mampu berkata- kata.

Sesekali kulihat wajah suamiku yang tidak henti memandang wajahku sembari tersenyum sampai kesimpulannya ia memakai telunjuknya buat menganggat daguku agak tidak terus tertunduk. Masih dengan perasaan malu, akupun menegakkan wajahku sampai memandang lurus ke wajah suamiku. Kulihat suamiku kembali tersenyum yang reflek kubalas senyuman suamiku itu dengan senyuman malu.

bang kan saat ini telah jadi suami adik, tidak butuh malu semacam itu lagi dong! Kita telah halal buat berdua- duaan dikamar semacam ini, jangan khawatir digerebek hansip ataupun pak RT kaya semasa tunangan dahulu” canda suamiku coba mencairkan atmosfer. Saya cuma mengangguk sembari sedikit tertawa tetapi senantiasa menujukkan rasa malu.

Serta kami juga lansung berpelukan, didalam pelukkan suamiku, saya merasa terdapat benda yang keras melekat di pahaku. nyatanya tongkat tersebut merupakan kerisnya sang suamiku yang telah mulai mengencang. saya juga memandang suamiku serta suamiku lansung mencium bibir ku serta kedua tangannya satu meraba bagian dada ku serta satunya telah masuk dalam CD ku.

Terasa sekali apabila suamiku memengang miss V ku, dia dengan lembut mengosok- gosok klitorisku yang membuat saya tidak dapat mengendalikan nafsu birahi yang mulai memanas ini. Serta saya pula mengosok- gocok celana suami ku serta saya cium- cium leher suamiku serta sehabis itu sembari tidak berpisah satu sama lain kami berdua berjalan step by step mengarah ke ranjang.

Sehabis hingga diranjang suamiku kayaknya telah engak dapat nunggu lagi buat melaksanakan tugasnya ini, dia lansung membuka seluruh bajuku serta bajunya.

Dia lansung mengajariku gimana buat sedot kerisnya yang begitu panjang serta besar.. hehehe sampai- sampai mulutku yang kecil ini tidak memuat buat kerisnya.

Saya juga berupaya biar tidak mengecewakan suamiku, saya jilat serta hirup lambat- laun keris suamiku kadangkala saya melirik ekspresi suamiku yang lagi menikmati serviceku yang pemula ini. Sehabis dekat 10 menit saya sedot suamiku memohon buat foreplay dengan posisi 69. Saya sendiri sang agak malu sebab belum sempat barangku di jilat sama orang lain, dengan muka yang malu aku pula menuruti permintaan suamiku. Suamiku lansung menjilat- jilat miss V ku yang telah mulai basah berdahak itu serta kami sesama silih menyervis satu sama lain.

Sehabis foreplay nya berakhir suamiku membaringkanku serta membuka lebar kedua kakiku, walaupun masih malu serta sedikit deg degan karna saya ni masih perawan, jadi saya juga dengan lembut bilang sama suamiku buat pelan- pelan aja, maklum belum sempat ML khawatir sakit pula.

Serta suamiku juga mulainya dengan pelan- pelan serta dia coba buat memasukkan kerisnya ke miss v ku, dia mulai dengan lembut pelan- pelan memasukkan kepala kerisnya tetapi sebab sakit aku juga menahan badan suamiku buat menyudahi sejenak serta lambat- laun masuk. Suamiku tau jika saya lagi sakit jadi ia juga dengan halus mainnya. Lambat- laun keris juga masuk ke dalam miss v ku serta terasa banget kalu terdapat tongkat yang keras memuat dalam lobang miss v ku. serta perasaan itu sulit buat dikatakan“ sakit campur lezat”.

Suami ku juga pelan- pelan keluar masuk kerisnya serta lambat- laun bisa jadi karna saya pula teransang jadinya engak gt terasa sakitnya malahan terdapat satu perasaan yang lezat then saya juga menikmatinya, sehabis 20 menit gitu suamiku bergoyang- goyang diatas tubuhku, saya memandang jika suamiku telah mulai kecapean jadi saya juga menyuruh suamiku buat mengajarku posisi lain yang supaya saya yang menyervisnya. sang suamiku lansung ambil keluar kerisnya, serta dikerisnya ada banyak darah perawanku yang telah saya pertahankan sekian lama.

Serta suamiku lansung baring diranjang serta menyuruh saya buat menaikinya“ ya seperti lagi nunggang kuda” suamiku menyuruh saya buat bergoyang serta ia menempatkan tangan ku di dada nya buat jari- jariku dapat bermain sama puting nya.

Serta suamiku kedua tangannya pula sembari meraba- raba dada ku yang makin montok.

Sehabis saya goyang- goyang cukup lama, suamiku memintaku buat berdiri serta merungkuk di ranjang, sebaliknya suamiku bangun serta berlutut dibelakangku. dia mengangkut pinggulku serta menusuk dari balik. dipikiran ku suamiku ini kokoh pula ya telah ingin sejam kami berhubungan tetapi suamiku masih nampak bugat aja. Serta suamiku pula dorong- dorong saya dari balik, kian didorong terasa kecepatan dorongannya terus menjadi kilat, kilat, kilat, serta kian kilat, habis itu suamiku lansung ambil keluar kerisnya serta lansung memutar badanku buat tiduran serta menyemprot maninya di mukaku. Maninya yang menetes di muka ku terasa panas serta terdapat sedikit bau.

Sehabis seluruh sperma nya crot dimukaku, saya sedot lagi keris suamiku terlihat sekali jika suamiku terasa sangat nikmat. Sekian dahulu d cerita pengalaman awal ku bersama suami tercintaku.
AGEN POKER QQ