Instan deh semenjak dikala itu seluruh pekerjaan rumah tangga seluruh jadi tangung jawabku. mulai dari cuci hingga memasak. Narty sesungguhnya tidak tega memandang saya bekerja habis- habisan di dapur. tetapi apa boleh buat ia sendiri wajib mematuhi anjuran dokter buat istirahat total. dari rutinitasnya bagaikan bunda rumah tangga.
Kesimpulannya sebab sangat banyak menghabiskan waktu dirumah buat melindungi Narty serta jabang bayinya. pekerjaanku di kantor juga tersendat banyak file- file keuangan yang belum pernah kuselesaikan serta akupun jadi kerap mbolos ngantor. bosku pasti saja marah.
dia apalagi mengecam hendak menskorsingku. wah celaka…….!
Hingga ingin tidak ingin saya wajib kerap ke kantor buat menuntaskan seluruh pekerjaanku sedangkan Narty hendak menghubungi adik bungsunya Pita yang baru lulusan SMA. buat menemaninya. saya memanglah tidak sempat berjumpa Pita tadinya.
lantaran dia sekolah di kota madiun serta tinggal bersama neneknya dikota tersebut. serta kesimpulannya kuijinkan aja Pita menemani Narty.
Semula nenek Pita keberatan jika Pita wajib tinggal bersama kami tetapi sebab desakan Narty yang cucu kesayangan ini. nenek juga berkenan membiarkan Pita tinggal bersama kami di Bandung.
apalagi Pita bernazar buat melanjutkan pendidikanya di kota ini sembari bekerja serta mencari pengalaman hidup. katanya dikala itu kamipun bernazar membiayai pembelajaran Pita. sebab bagaimanapun pembelajaran merupakan yang utama.
Saat ini ayo kita bicarakan tentang body Pita. body Pita sangat mempesona. payudaranya cukup montok pula mampu memancing hawa nafsu kalangan adam sepertiku. bibirnya sangat sexy mau sekali saya mengulumnya.
rambutnya panjang terurai lurus. mukanya keindo- chinese- san. pantatnya pula semok.
pokoknya sexy abiss bo..!
Saya berharap nanti dapat mengentotnya. sekalipun itu tidak mung kin terjalin sebab Pita merupakan adik bungsu Narty yang notabene istriku sendiri. dengan kata lain dia merupakan adik iparku sendiri. ah betapa gobloknya saya dahulu andai dahulu yang kunikahi Pita bukan Narty. batinku kala itu.
Sesuatu hari watak keisengankupun kumat lagi. dikala Pita mandi saya mengintipnya. dikala itu Narty lagi tidak terdapat dirumah lantaran wajib ke dokter isi. dengan sedikit tehnik yang kupelajari di kala“ SLTP” dahulu.
saya sukses menggintip Pita. nyatanya badan Pita memanglah sangat sensual kedua payudaranya bukan Hanya besar, tetapi sangat indah serta kenyal. mau dikala itu saya meremasnya serta mengulum kedua putingng nya yang gelap kecoklatan itu.
tetapi saya tidak mau terburu- buru. memandang badan adik ipar kan tidak dapat tiap hari jadi wajib kunikmati waktu emas ini sebaik- baiknya.
Matakupun mulai menyisir badan Pita secara lambat- laun leher jejangnya, dadanya, dan memek perawannya yang diselimuti bulu- bulu halus, dikala dia menyabuni badannya, pula dikala dia keramas seluruh nampak dengan sangat perinci. betul- betul panorama alam yang eksotis.
tidak hendak tertukar dengan panorama alam gunung willis sekalipun pokoke oke. serta tanpa siuman“ adik kecil” kupun terbangun.
Tetapi saya wajib menelan ludah. jam bilik telah menunjuk angka 08. 00 saya wajib bersiap- siap ke kantor. serta dikantorpun saya tidak berkonsentrasi bayang- bayang badan Pita mengisi terus segala otakku. mau rasanya saya kembali serta mengentot sorang perempuan ABG.
Serta begitu saya kembali. Saya jadi pusing 7 keliling batang kemaluanku telah“ READY FOR ACTION” tetapi saya tidak dapat memohon“ jatah” ke Narty lantaran dia berbadan dua tua hingga akupun memutuskan buat menggumbar hawa nafsuku dengan memandang VCD porno alias BF saya wajib memandang vcd ginian waktu tengah malam.
lantaran pada tengah malam begini umumnya Narty serta Pita tentu telah tidur terlelap.
Narty sangat tidak suka jika saya liat vcd beginian. serta jika ketahuan Pita yang masih ABG itu dapat lenyap wajahku.
Dikala saya tengah asyik- asyiknya memandang seketika terdapat seorang menepuk pundakku“ Pit….. Pita ka……mu be…belum tidur” ujarku gelagapan dikala mengenali kalau yang menepuk pundakku merupakan Pita. sambil menyetop jalannya BF dengan remote tv yang terletak dismping kursi tempatku duduk.
‘’ belum, mas malam ini panas banget, ya jadi gerah nih”“ oh…” jawabku datar.
“ mas, mas suka ngeliat yang beginian ya?”“ ah,
tidak pula Hanya iseng doang kok, eh Pita jangan bilangin perihal ini ke mbak Narty ya soalnya ia tidak suka kalo mas liat ginian”“ boleh aja mas pake rahasia- rahasiaan tapi……”“ tetapi apa?”“ mas wajib kasih liat tuh vcd ke Pita” edan kali nih anak, baru lulus SMA telah berani liat beginian.
tetapi ya telah lah toh saya telah ketangkep basah jadi ingin tidak ingin kustel lagi deh BF tersebut. serta kami juga memandang BF itu berduaan di kursi seperti Romi serta yuli.
Kesimpulannya tibalah adegan dimana pemain laki- laki dikulum batang kemaluaannya oleh sang pemain perempuan.( oral sex).“ mas mengapa sih kok tuh laki- laki seneng banget waktu“ anunya” dikulum sama sicewek itu” Tanya Pita kujawab saja dengan jujur” ehh….
tuh laki- laki kerangsang kali. saya bilangin ya pit laki- laki itu kalo dikulum anunya bakal kerangsang.
”“ emang kalo“ anunya” mas digituin mas ya kerangsang?’’“
jelas dong” kataku dikala itu. edan nih anak pertanyaannya kok menjurus amat ke hal- hal spesial berusia.“ mas, mas ingin tidak kalo digituin sama Pita.”“
gendheng kalian pit, saya ini kan kakak iparmu gimana jika mbak Narty tau”“ lho, mbak Narty kan telah tidur mas, tidak bakalan ketahui deh” belum pernah saya mengatakan apa- apa Pita telah membuka celana ku serta langsung mungulum kemaluanku. saya gelagapan.
suara mulut Pita yang tertahan burungku itu kesimpulannya membuat saya kerangsang pula. akhirnyapelan- pelan saya mulai menjajaki permainnan lidah Pita kugoyangkan pantatku searah serta lama- lama. kubelai- belai rambut Pita yang terurai panjang.
sedangkan itu Pita mengulum kemaluanku bagai seseorang balita mengulum lollipop mulutnya mengulum mengitari kemaluanku kadangkala dia menngigit lembut kepala kemaluanku serta dikala seperti itu saya memmekik ringan. sampai kesimpulannya: air surgawiku tertumpah seluruh ke mulut Pita.
Pita berupaya menelan seluruhnya serta sehabis itu dengan jilatan- jilatan kecilnya dia menbersihkan kemaluanku hinngga bersih serta klinclong.
“ hah…. hah mas saya kan telah ngulumin punyanya mas, saat ini giliran emas dong yang ngulumin memiliki Pita”“
oke deh pit buka dong dasternya supaya mas kulumin memek kalian“ dengan cepatnya Pita membuka pakaian dasternya apalagi pula bra serta cdnya.
serta sehabis itu kulihat lagi badan Pita polos tanpa sehelai benangpun sama persis dengan yang kulihat dikamar mandi tempo hari( dikala saya mengintipnya remember). hingga dengan lekas tanganku mengengam kedua buah gumpalan dagingnya serta mulai meremasnya dengan agresif sambil kadang- kadang memainkan putingnya yang telah membeku akibat rangsangan ransangan yang didapatnya kala menggulumku tadi.
“ akh……oooooooh……mas jangan mas kulumin memekku dahulu dong pleeeeaaze”‘
ini dahulu baru itu Pit”
kataku menirukan bunyi iklan di televisi sambil menciumi kedua daging kembar itu bergantian.
Setelaah puas menciumi kedua susu Pita barulah saya mulai menciumi memeknya awal kujilati bulu- bulu halusnya rintihan pita terdengar. tampaknya titik lemah Pita terdapat di memeknya. itu bisa dibuktikan. begitu dia mengerakan pantatnya dengan bersemangat membiarkan lidahku menari bergerak leluasa didalam memeknya yang kecil serta begitu kutemukan chrytorysnya( yg sebesar kacang kedelai) lansung saja kukulum tanpa ammpun
“ akh………oooooooooo……………. akkkhh………………… akh………oooooooooo……………. akkkhh…………………
akh………oooooooooo……………. akkkhh…………………maaaaas maaaasukin aja burung mas ke dalam memek saya akh…………….”“
tetapi, Pita kalian kan masih perawan”“ askh…. tidak hirau pokoke puasin saya mas”
kata Pita sambil menancapkan burungku ke vaginanya.
“ aaaaaaaaaaaaaaaaaa………….. oooooooooo………….”
masuklah seluruh burungku bersamaan dengan erangan Pita( menahan sakitnya hujaman anuku). sehabis itu mulailah kugenjot badan Pita terus menjadi lama terus menjadi kilat. Pita terus memekik keras tetapi saya telah hitam mata. hingga terus menjadi keras erangan Pita terus menjadi keras pula goyanganku.
Saya terus mengoyang Pita sampai kesimpulannya Pita menggapai klimaks. Cairan orgasmenya keluar bersama darah keperawanannya. badan kami berdua bagai bermandi keringat.
kubiarkan pita rehat dekat 15 menit. dikala itu kulihat Pita menyeka air matanya bisa jadi dia menangis sebab menahan sakitnya hujaman“ burungku”.
peristiwa ini mengingatkanku dikala kuperawani Narty. kala itu Narty pula menghasilkan air mata.. dasar adik kakak sama saja. Kemudian kubiarkan sekali lagi Pita mengulum anuku sampai keluar cairan surgawi buat kedua kalinya kali ini fekwendsinya lebih banyak sebab kulihat Pita tidak sanggup menelannya..
air surgawiku nampak belepotan diwajahnya. kubantu Pita buat mensterilkan spermaku di mukanya dengan kertas tissue. sehabis itu kami akhiri perbuatan nista kami ini dengan cumbuan mesra.
“ Pita, kita baru saja melaksanakan suatu perbuatan yang dilarang oleh agama, sadarkah kalian, Pita”
“ ah, tidak papa mas. apa urusannya agama sama kita. toh kita Hanya melaksanakan ikatan sex tidak lebih” masyaallah…!
Ia Hanya mengatakan semacam itu sehabis berselingkuh dengan saya, kakak iparnya sendiri ck…ck….. ck…“ tetapi saya kan telah memerawanimu itu sama maksudnya dengan mengganggu masa depanmu serta saya pula sudah menghianati cinta mbakyumu Narty”
“ ah mas ini gimana toh asal kita tidak buka mulut siapa sih yang ketahui jika saya telah tidak segelan lagi”“ tapi…’’“ serta lagipula mas kan tidak maksa saya nglakuin ginian, orang saya yang ingin kok, mas asal mas tau aja ya saya tuh telah lama menunggu dikala dimana“ segelku” dibuka sama mas, makanya tadi waktu mas ngintip saya biarin aja.”
“ jadi kalian tau kalo tadi pagi aku……”“ ya, jelas tau dong mas, mas dimataku mas itu seseorang yang gagah serta baik jadi saya tidak hendak nyesel ngasih keperawananku ke mas”“ tetapi gimana jika hingga mbak Narty ketahui he…”“ kita rahasiain perihal ini dari seluruh orang mas gimana mas sepakat tidak?
”“ baiklah saya rasa inijalan yang baik buat kita berdua Pita saya mohon anggap saja malam ini tidak sempat terjalin”
serta mulai dikala itu kami merahasiakan perihal ini pada siapapun.
Pita tinggal dikost- kostsan dengan alas an supaya lebih dekat ke fakultas dimana dia menimba ilmu.( sementara itu dia tinggal di kost- kostsan buat menjauhi kecurigaan Nartyia hidup tanpa beban seolah- olah apayang sudah kulakukan tidak sempat terjalin tetapi kin giliran saya yang repot sebab saya tidak dapat melupakan nikmatnya oral sex Pita.
Minggu, 22 Desember 2019








